Anatomi Virus SARS-COV-2

Anatomi Virus SARS-COV-2 Sebagai Penyebab Covid-19

Halo!
Selamat datang di Annisa's daily blog. Kali ini saya akan membahas tentang anatomi, struktur, dan klasifikasi dari virus SARS-COV-2 sebagai penyebab Covid-19. Penamaan corona ini sendiri diambil dari bahasa latin 'corona' yg berarti mahkota. Nama ini diciptakan oleh Juni Almeida dan David Tyrrell yang pertama kali menemukan dan mempelajari virus corona. Di Indonesia sudah mencapai angka 1,55 juta kasus. Dimana 1,33 juta penduduk yg berhasil sembuh dan 40.499 kasus meninggal dunia. Berikut adalah pembahasan dari struktur dan klasifikasi SARS-COV-2.

A. Struktur virus corona

Struktur virus berukuran sangat kecil dan bersifat parasit intraseluler obligat atau menempel pada inang. Virus memiliki materi genetik RNA atau DNA untuk memperbanyak diri.

Materi genetik sangat penting bagi virus sehingga terlindung dalam lapisan protein atau capsid. Dikutip dari situs Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, struktur virus Corona berbentuk bola dengan ukuran besar.

Beberapa jenis virus corona bersifat pleomorfik dengan kecenderungan bulat. Diameter rata-rata partikel adalah 125 nm dengan struktur virus Corona yang khas berupa amplop dan tonjolan seperti paku.

Amplop pada struktur virus Corona adalah lapisan lipid ganda yang terdiri atas protein penyusun membran (M), envelope (E), dan spike (S). Protein E dan M sangat penting dalam membentuk selubung dan mempertahankan struktur virus Corona.

Struktur virus Corona rata-rata memiliki 74 S di permukaannya. Sedangkan dalam amplop, tersimpan protein nukleokapsid (N) yang melindungi informasi genetik RNA virus. Amplop, M, dan N melindungi virus Corona saat berada di luar inang.


B. Klasifikasi virus corona

Saat ini ada empat subkelompok utama virus Corona di lingkungan yaitu alfa, beta, gamma, dan delta. Selain itu, ada tujuh tipe virus corona yang dapat menginfeksi manusia.

Tujuh tipe klasifikasi virus corona yang bisa menginfeksi manusia adalah:

1. 229E (alpha coronavirus)

2. NL63 (alpha coronavirus)

3. OC43 (beta coronavirus)

4. HKU1 (beta coronavirus)

5. MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan Sindrom Pernafasan di Timur Tengah, atau MERS)

6. SARS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Parah, atau SARS)

7. SARS-CoV-2 (CoV baru atau COVID-19). Nama SARS-CoV-2 diberikan untuk mengidentifikasikan famili virus.

Penjelasan diatas adalah informasi singkat mengenai anatomi SARS-COV-2. Dengan mengetahui anatomi SARS-COV-2 saya harap kita semua menjadi lebih awas dan waspada terhadap rantai penyebaran covid-19. Stay safe and healthy, see you all on next blog!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19

Patologi Birokrasi dalam Pelayanan Publik Jakarta: Studi Kasus Pungli